Jumat, 01 Maret 2013

My World (dunia para remaja)




Dunia para remaja, yups itu adalah dunia kita sekarang . kita para remaja-remaja yang akan beranjak dewasa (ciyee yang mau jadi dewasa :D). Pastinya gakkan ada habisnya ya ngomongin dunia kita sekarang. Yupss dunia remaja yang dipenuhi sejuta kisah dan semilyarr cerita. Mulai dari cerita waktu kita pertama masuk masa remaja pas kelas 1 es em pe sampai nanti kita kelas 3 es em a. jadi inget lagu Sheila on7 yang judulnya Sebuah kisah klasik yang liriknya kayak gini :
Bersenang-senanglah
karena hari ini yang kan kita rindukan di hari nanti
Sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
karena waktu ini yang kan kita banggakan dihari tuaa
Nah, lagu diatas tadi nunjukin betapa berharganya masa remaja kita saat ini, dunia remaja yang akan kita rindukan, dunia remaja yang hanya 1 kali dan takkan terulang kembali, dan dunia remaja pula lah yang akan kita banggakan saat kita menginjakkan kaki kita di hari tua nanti.
Tapi kita juga jangan munafik, karena banyak banget remaja jaman sekarang yang malah terjerumus k dunia remaja yang pergaulannnya merusak moral dan prestasi remaja sekarang, bahkan sampai menghancurkan kebahagiaan remaja jaman sekarang. Misalnya untuk yang punya pacar, banyak banget kasus MBA (Married By Accident), bayangkan kebahagiaan remaja-remaja perempuan seumuran kita hancur gitu aja karena ulah para remaja-remaja laki-laki yang tidak bertanggung jawab atau bisa juga karena mereka terlalu terlena akan kebebasan di masa remaja ini. (ihh syereemm).
Saya punya seorang teman waktu saya duduk di kelas 3 SMP. Sebut aja namanya Dian. Dian ini orangnya pendiam sekali, mungkin karena dia terlahir dari keluarga yang kurang mampu, jadi dia merasa minder bergaul dengan teman-teman saya yang lainnya termasuk saya. Padahal kami semua tidak pernah membeda-bedakan teman dalam bergaul. Apalagi saya yang waktu itu menjabat sebagai Waketos (apaan tuh?) Waketos itu wakil ketua osis. Jadi pastinya saya tidak pernah membeda-bedakan teman dalam bergaul. Oh iya, selain pendiam, dia juga kurang cepat menangkap pelajaran yang disampaikan para guru, alhasil nilainya selalu dibawah rata-rata. Tapi anehnya dia tidak penah mau menanyakan pelajaran yang belum dia pahami (mungkin karena dia terlalu pendiam :D). Sampai suatu ketika pelajaran matematika sedang berlangsung (kebetulan gurunya adalah wali kelas saya :D), Dian tiba-tiba pamit minta ijin untuk k toilet sambl memegangi perutnya seperti orang yang mual, awalnya saya dan teman-teman tidak curiga apapun kepadanya, tapi setelah kejadian itu, dia lebih sering ke toilet dan membuat saya dan teman-teman curiga.
“ Hei kenapa ya si Dian bolak-balik aja k toilet udah beberapa hari ini, trus kayak yang mau muntah gitu “ Tanya teman saya.
“ iyah ya, kenapa? Oh mungkin lagi sakit “ sahut saya.
“ iyah mungkin ya lagi sakit “
Dan kecurigaan kami pun kembali hilang. Hingga suatu hari saya tak sengaja memergokinya sedang muntah di toilet. Saya pun kaget dan langsung bertanya “ kamu sakit? Ayo k PMR kebetulan kuncinya ada di ayu “ dan dia pun menjawab “ nggak kok aku gak papa, Cuma kecapean aja “. Hingga beberapa bulan kemudian, terdengar kabar bahwa dia ternyata tengah mengandung. Astaghfirullah, kami teman sekelasnya bahkan tidak tau apa yang terjadi. Hal itu membuat saya dan teman-teman sangat terpukul dan tak menyangka. Bagaimana mungkin seorang remaja seumuran saya yang masih berumur 14  tahun harus mengandung seorang bayi dalam perutnya, belum lagi dia pun nantinya harus mengurus dan merawat anaknya tersebut. Ya dia harus menjadi ibu di usia yang sangat muda usia yang harusnya masih dipakai untuk bermain dan belajar disekolah, bukan malah repot dengan bayi dan segala yang berkaitan dengan itu.
Sampai akhirnya dia pun dikeluarkan dari sekolah. Bayangkan teman-teman jerih payahnya menuntut ilmu selama 3 tahun tidak menhasilkan apa-apa. Masa remajanya harus dihabiskan untuk mengurusi seorang bayi yang kini tengah di kandungnya. Belum lagi ternyata yang menghamilinya itu hanyalah seorang bapak yang sudah berumur paruh baya yang hanya berprofesi sebagai tukang becak. Ya tukang becak teman-teman. Disaat saya dan teman-teman tengah bergembira akan kelulusan yang telah kami raih, dia malah sedang mempersiapkan segala sesuatu untuk kelahiran sang buah hatinya tersebut. 
Betapa miris hati saya teman-teman, saat tidak sengaja saya sedang berjalan-jalan didaerah sekitar rumahnya, saya melihat seorang gadis kecil seumuran saya tengah menggendong seorang bayi laki-laki, dia menimang-nimang sang bayi tersebut yang tak lain adalah sang buah hatinya.  Sakit hati saya melihat seorang remaja perempuan seumuran saya yang harusnya bisa merasakan indahnya masa putih abu-abu, kini malah sudah harus menjadi ibu muda. Saya tidak pernah membayangkan bagaimana jika saya yang berada di posisinya (Naudzubillahimindzalik), apa saya sanggup harus mengandung bayi kecil yang tak berdosa selama sembilan bulan di usia saya yang masih sangat belia? Apa saya sanggup melahirkan,menjaga dan merawat sang bayi kecil di masa-masa remaja saya? Dan apa saya sanggup menghabiskan masa remaja saya menjadi seorang ibu untuk anak saya ? Tidak, saya pasti tidak akan sanggup menjalani semuanya. 
Astaghfirullah aladzim, dari cerita diatas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa dunia remaja kita pun harus kita perindah dengan syariat-syariat islam, dengan iman yang kuat agar kita tidak muda terlena oleh kenikmatan dunia remaja.  Karena dunia remaja memang menawarkan berbagai macam keindahan sesaat, berbagai kenikmatan sesaat, yang bisa menjerumuskan kita ke dalam hal-hal yang dilarang dan diharamkan oleh Allah (ihhh takutt ..)
Tapi selain itu, banyak pula remaja-remaja sekarang yang menjadi remaja yang bahagia,dan berprestasi. Mereka melewati dan menghabiskan masa remajanya dengan dunia-dunia remaja yang positif. Bahkan tak sedikit remaja-remaja yang sudah bisa menghapal Al - Qur’an (Subhanaallah ). Mereka sangat memanfaatkan masa-masa remaja mereka untuk hal-hal yang positif. (semoga kita termasuk remaja yang berbahagia. Aminn )
Nah, jadi masa remaja itu adalah masa yang harus kita isi dengan segudang dan sejuta prestasi. Banyak sekalee hal positif yang bisa kita lakuin di masa remaja ini. Misalnya mengikuti segala macam kegiatan ekstrakulikuler di sekolah, karena hal itu bisa menjadi sesuatu yang sangat berharga untuk masa depan kita.
Kita sebagai remaja muslim, harus belajar menjadi muslimah yang baik, sesuai syariat Islam dan tidak melanggar larangan Allah, misalnya saja memakai pakaian yang menutup aurat. Banyak sekali remaja jaman sekarang yang membiarkan auratnya dilihat oleh orang yang tidak diperkenankan untuk melihatnya. Rambutnya dibiarkan terurai tertiup angin dan menjadi tontonan para kaum laki-laki. Sadarlah teman, itu semua kemaluanmu, itu semua auratmu, jangan dengan mudah kamu pertontonkan kepada siapa saja. Bukan hanya itu, banyak sekalee foto-foto dijejaring social, yang memperlihatkan aurat para perempuan (Astaghfirullahaladzim).
Ayoo, ayoo, ayooo mulai sekarang kita isi dunia remaja kita dengan hal-hal yang bermanfaat, positif dan akan menjadi kenangan indah untuk kita suatu hari nanti. Jangan biarkan dunia remaja kita dihancurkan dengan mudah oleh sang penggoda, yang akan menjerumuskan kita kepada lubang penyesalan yang sangat dalam.  Ayoo mulai detik ini kita niatkan dalam hati untuk menjadi remaja yang melewati dunia dan masa-masa remaja kita dengan penuh kebahagiaan, dan prestasi yang membanggakan. Yeahhhhh 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar