Dunia para remaja, yups itu adalah dunia kita sekarang .
kita para remaja-remaja yang akan beranjak dewasa (ciyee yang mau jadi dewasa
:D). Pastinya gakkan ada habisnya ya ngomongin dunia kita sekarang. Yupss dunia
remaja yang dipenuhi sejuta kisah dan semilyarr cerita. Mulai dari cerita waktu
kita pertama masuk masa remaja pas kelas 1 es em pe sampai nanti kita kelas 3
es em a. jadi inget lagu Sheila on7 yang judulnya Sebuah kisah klasik yang
liriknya kayak gini :
Bersenang-senanglah
karena hari ini yang kan kita rindukan di hari nanti
Sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
karena waktu ini yang kan kita banggakan dihari tuaa
Nah, lagu diatas tadi nunjukin betapa berharganya masa
remaja kita saat ini, dunia remaja yang akan kita rindukan, dunia remaja yang
hanya 1 kali dan takkan terulang kembali, dan dunia remaja pula lah yang akan
kita banggakan saat kita menginjakkan kaki kita di hari tua nanti.
Tapi kita juga jangan munafik, karena banyak banget remaja
jaman sekarang yang malah terjerumus k dunia remaja yang pergaulannnya merusak
moral dan prestasi remaja sekarang, bahkan sampai menghancurkan kebahagiaan
remaja jaman sekarang. Misalnya untuk yang punya pacar, banyak banget kasus MBA
(Married By Accident), bayangkan kebahagiaan remaja-remaja perempuan seumuran
kita hancur gitu aja karena ulah para remaja-remaja laki-laki yang tidak
bertanggung jawab atau bisa juga karena mereka terlalu terlena akan kebebasan
di masa remaja ini. (ihh syereemm).
Saya punya seorang teman waktu saya duduk di kelas 3 SMP.
Sebut aja namanya Dian. Dian ini orangnya pendiam sekali, mungkin karena dia
terlahir dari keluarga yang kurang mampu, jadi dia merasa minder bergaul dengan
teman-teman saya yang lainnya termasuk saya. Padahal kami semua tidak pernah
membeda-bedakan teman dalam bergaul. Apalagi saya yang waktu itu menjabat
sebagai Waketos (apaan tuh?) Waketos itu wakil ketua osis. Jadi pastinya saya
tidak pernah membeda-bedakan teman dalam bergaul. Oh iya, selain pendiam, dia
juga kurang cepat menangkap pelajaran yang disampaikan para guru, alhasil
nilainya selalu dibawah rata-rata. Tapi anehnya dia tidak penah mau menanyakan
pelajaran yang belum dia pahami (mungkin karena dia terlalu pendiam :D). Sampai
suatu ketika pelajaran matematika sedang berlangsung (kebetulan gurunya adalah
wali kelas saya :D), Dian tiba-tiba pamit minta ijin untuk k toilet sambl
memegangi perutnya seperti orang yang mual, awalnya saya dan teman-teman tidak
curiga apapun kepadanya, tapi setelah kejadian itu, dia lebih sering ke toilet
dan membuat saya dan teman-teman curiga.
“ Hei kenapa ya si Dian bolak-balik aja k toilet udah
beberapa hari ini, trus kayak yang mau muntah gitu “ Tanya teman saya.
“ iyah ya, kenapa? Oh mungkin lagi sakit “ sahut saya.
“ iyah mungkin ya lagi sakit “
Dan kecurigaan kami pun kembali hilang. Hingga suatu hari
saya tak sengaja memergokinya sedang muntah di toilet. Saya pun kaget dan
langsung bertanya “ kamu sakit? Ayo k PMR kebetulan kuncinya ada di ayu “ dan dia
pun menjawab “ nggak kok aku gak papa, Cuma kecapean aja “. Hingga beberapa
bulan kemudian, terdengar kabar bahwa dia ternyata tengah mengandung.
Astaghfirullah, kami teman sekelasnya bahkan tidak tau apa yang terjadi. Hal
itu membuat saya dan teman-teman sangat terpukul dan tak menyangka. Bagaimana
mungkin seorang remaja seumuran saya yang masih berumur 14 tahun harus mengandung seorang bayi dalam
perutnya, belum lagi dia pun nantinya harus mengurus dan merawat anaknya
tersebut. Ya dia harus menjadi ibu di usia yang sangat muda usia yang harusnya
masih dipakai untuk bermain dan belajar disekolah, bukan malah repot dengan
bayi dan segala yang berkaitan dengan itu.
Sampai akhirnya dia pun dikeluarkan dari sekolah. Bayangkan
teman-teman jerih payahnya menuntut ilmu selama 3 tahun tidak menhasilkan
apa-apa. Masa remajanya harus dihabiskan untuk mengurusi seorang bayi yang kini
tengah di kandungnya. Belum lagi ternyata yang menghamilinya itu hanyalah
seorang bapak yang sudah berumur paruh baya yang hanya berprofesi sebagai
tukang becak. Ya tukang becak teman-teman. Disaat saya dan teman-teman tengah bergembira akan kelulusan yang telah kami
raih, dia malah sedang mempersiapkan segala sesuatu untuk kelahiran sang buah
hatinya tersebut.
Betapa miris hati saya teman-teman, saat tidak sengaja saya
sedang berjalan-jalan didaerah sekitar rumahnya, saya melihat seorang gadis
kecil seumuran saya tengah menggendong seorang bayi laki-laki, dia
menimang-nimang sang bayi tersebut yang tak lain adalah sang buah hatinya. Sakit hati saya
melihat seorang remaja perempuan seumuran saya yang harusnya bisa merasakan
indahnya masa putih abu-abu, kini malah sudah harus menjadi ibu muda. Saya
tidak pernah membayangkan bagaimana jika saya yang berada di posisinya
(Naudzubillahimindzalik), apa saya sanggup harus mengandung bayi kecil yang tak
berdosa selama sembilan bulan di usia saya yang masih sangat belia? Apa saya
sanggup melahirkan,menjaga dan merawat sang bayi kecil di masa-masa remaja
saya? Dan apa saya sanggup menghabiskan masa remaja saya menjadi seorang ibu
untuk anak saya ? Tidak, saya pasti tidak akan sanggup menjalani semuanya.
Astaghfirullah aladzim, dari cerita diatas kita bisa
mengambil kesimpulan bahwa dunia remaja kita pun harus kita perindah dengan
syariat-syariat islam, dengan iman yang kuat agar kita tidak muda terlena oleh
kenikmatan dunia remaja. Karena dunia
remaja memang menawarkan berbagai macam keindahan sesaat, berbagai kenikmatan
sesaat, yang bisa menjerumuskan kita ke dalam hal-hal yang dilarang dan
diharamkan oleh Allah (ihhh takutt ..)
Tapi selain itu, banyak pula remaja-remaja sekarang yang
menjadi remaja yang bahagia,dan berprestasi. Mereka melewati dan menghabiskan
masa remajanya dengan dunia-dunia remaja yang positif. Bahkan tak sedikit
remaja-remaja yang sudah bisa menghapal Al - Qur’an (Subhanaallah ). Mereka sangat
memanfaatkan masa-masa remaja mereka untuk hal-hal yang positif. (semoga kita
termasuk remaja yang berbahagia. Aminn )
Nah, jadi masa remaja itu adalah masa yang harus kita isi
dengan segudang dan sejuta prestasi. Banyak sekalee hal positif yang bisa kita
lakuin di masa remaja ini. Misalnya mengikuti segala macam kegiatan
ekstrakulikuler di sekolah, karena hal itu bisa menjadi sesuatu yang sangat
berharga untuk masa depan kita.
Kita sebagai remaja muslim, harus belajar menjadi muslimah
yang baik, sesuai syariat Islam dan tidak melanggar larangan Allah, misalnya
saja memakai pakaian yang menutup aurat. Banyak sekali remaja jaman sekarang
yang membiarkan auratnya dilihat oleh orang yang tidak diperkenankan untuk
melihatnya. Rambutnya dibiarkan terurai tertiup angin dan menjadi tontonan para
kaum laki-laki. Sadarlah teman, itu semua kemaluanmu, itu semua auratmu, jangan
dengan mudah kamu pertontonkan kepada siapa saja. Bukan hanya itu, banyak
sekalee foto-foto dijejaring social, yang memperlihatkan aurat para perempuan
(Astaghfirullahaladzim).
Ayoo, ayoo, ayooo mulai sekarang kita isi dunia remaja kita
dengan hal-hal yang bermanfaat, positif dan akan menjadi kenangan indah untuk
kita suatu hari nanti. Jangan biarkan dunia remaja kita dihancurkan dengan
mudah oleh sang penggoda, yang akan menjerumuskan kita kepada lubang penyesalan
yang sangat dalam. Ayoo mulai detik ini
kita niatkan dalam hati untuk menjadi remaja yang melewati dunia dan masa-masa
remaja kita dengan penuh kebahagiaan, dan prestasi yang membanggakan. Yeahhhhh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar