Jumat, 01 Maret 2013

It Is CINTA, right?




CINTA . Kata yang pasti udah pada gak asing lagi nih di dunia kita, yaitu di dunia remaja, iyah kann? Ayoo ngakuu deh :D sebelum kita beranjak lebih jauh, kita harus tau dulu apa definisi cinta itu sendiri, kasih tau nggak yaa?
                Ternyata banyak banget lhoo definisi tentang cinta itu, termasuk definisi cinta dari sang pujangga cinta (eciyee siapa tuh?) ya, dia adalah Kahlil Gibran yang selalu bikin kata-kata romantic tentang si lima huruf ini (CINTA). Salah satunya yang paling terkenal itu “ Jika sang panah asmara menusukmu, maka ikutilah kemana pun ia pergi “ ( maksudnya apa ya? -.-) Selain itu ada juga kata Lawrence Durrell dalam Discovery of Love, yang mengatakan kalo cinta itu adalah sesuatu yang suci, indah dan bercahaya ( Wow so sweet ) . Selanjutnya ada definisi cinta dari R Graves dalam The Finding of Love yang mengatakan bahwa cinta adalah sesuatu yang dapat mengubah segala sesuatunya menjadi indah. Bahkan Mansour Al-Hallaj berkata pada Asy-Syibliy ketika ia akan dimasukan ke dalam tungku api setelah dipenjara selama 18 hari “ Wahai Syibliy cinta itu awalnya terbakar dan akhirnya terbunuh “ ( Wow syereem ya ) dan yang terakhir ada definisi cinta dari Ibrahim al-Khawwash yang mengungkapkan bahwa cinta menghapuskan semua kehendak, membakar semua sikap dan kebutuhan, dan membenamkan dirinya dalam saudera isyarat.
                Tuh kan ternyata banyak banget definisi tentang cinta, yang diatas tadi cuma sebagian kecilnya aja. Cinta itu adalah sesuatu yang harus kita syukuri, cinta datang tanpa diminta dan pergi tanpa diinginkan. Seorang manusia pasti gakkan ada habisnya bercerita tentang hal yang satu ini apalagi orang itu sedang merasakannya wahh pasti rasanya dunia cuma milik dia sendiri tuuh :D

                Yang namanya cinta itu banyak banget lhoo, bukan cinta sama kekasih kita aja, tapi ada juga cinta kepada ibu kita sendiri, cinta kepada ayah kita sendiri. Pernah berpikir nggak kenapa ibu dan ayah kita nggak pernah keberatan kita ada di hidup mereka selama puluhan tahun? Kenapa mereka nggak pernah minta ganti rugi atas uang-uang yang mereka keluarin untuk biaya keperluan kita, misalnya aja keperluan sekolah kita yang harganya selangit. Bayangin berapa besar uang yang mereka keluarin buat kita sejak kita lahir sampai sekarang? Ya itulah cinta, cinta dengan ketulusan, cinta tanpa mengharapkan imbalan ataupun balasan. Nah coba sekarang kita bandingin sama pacar atau kekasih kita, apa pacar kita merawat kita dari bayi? Apa mereka melahirkan? Apa mereka bisa memberikan segala yang ibu dan ayah kita berikan? Semua jawabannya adalah TIDAK. Tapi kenapa remaja zaman sekarang banyak yang lebih mencintai pacarnya daripada kedua orang tuanya? Mereka bahkan sampai rela memberikan hal yang seharusnya tidak diberikan kepada yang bukan seharusnya (Naudzubillahimindzalik). Mereka bahkan rela membohongi orang tua mereka demi sang pacar. Mari kita renungkan teman-teman, kenapa kita lebih mencintai orang yang baru kta kenal daripada orang tua kita sendiri? Kalau cinta kita kepada orang tua saja seperti itu, bagaimana dengan cinta kita kepada Allah? Tidak sepantasnya kita lebih mencintai makhluk daripada sang Khalik sang penciptanya sendiri.
                Mulai dari sekarang kita niatkan untuk lebih mencintai Allah dan mencintai apa yang ia cintai,serta membenci apa yang ia benci. Dan lakukan segala sesuatu sesuai cara yang Allah suka. So jangan terlalu cinta dan sayang ke pacar ya,nanti kalau udah patah hatinya pasti sakit banget :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar